Jumat, 16 Januari 2015

harapan di tahun 2015

Di tahun 2015 ini saya memiliki beberapa harapan yang ingin saya capai. Pertama saya ingin bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Kedua saya ingin belajar lebih giat lagi. Ketiga saya ingin ibadah saya lebih baik lagi.

Minggu, 04 Januari 2015

Menggambar doodle

Memanfaatkan waktu kosong dengan menggambar.

Di liburan tengah semester ini, saya merasa di rumah tidak banyak kegiatan / dapat dikatakan ada waktu kosong. Waktu kosong itu saya manfaatkan untuk menggambar background mading kelas karena mading kelas ku belum ada backgroundnya. Akan tetapi saya tidak mungkin menggambar sendiri background mading tersebut karena ukurannya yang sangat besar. Saya menggajak ketua kelas X MIA 1 yaitu Deden Permana dan salah satu teman saya Dwi Widiyanto. Saya mengajak mereka berdua karena mereka berdua memiliki waktu kosong di rumah. Kita bertiga mengerjakan background tersebut dengan tema doodle. Proses menggambar di lakukan selama 8 jam dari jam 08.00 sampai 16.00 dan proses penempelan dilakukan selama 4 jam di hari berikutnya. Ingin tahu prosesnya, ini dia artikel yang saya rangkum sendiri dan akan saya sajikan untuk anda.

Alat dan bahan            :
-          Pensil
-          Spidol hitam kecil
-          Kertas manila 6 lembar
-          Kertas (untuk membuat design)
-          Pengghapus
-          Sterofrom 5 buah ukuran besar
-          Pinus
-          Doubletip 2 buah

Sabtu, 27 Desember 2014

Berkarya dengan barang bekas

Membuat tempat pensil dengan barang bekas 
(kaleng cat semprot)

1. Alat dan bahan       :



                Kaleng cat semprot bekas, pemukul, pisau, dan tang.

     2. Cara membuat    :
1        a. Siapkan alat dan bahan

          b. Ambil kaleng cat semprot. Lalu ambil tombol untuk menyemprot yang berwarna merah.

3      
         c. Setelah itu, lubangi bagian samping dari kaleng.


d    
        d. Setelah sudah, rapikan bagian yang masih runcing di sisi yang telah di lubangi.


Senin, 15 Desember 2014

Mengubah teks eksposisi menjadi teks pidato

Assalamualaikum wr. wb.
Yang terhormat Bapak Sartono Jaya selaku guru bahasa Indonesia, serta teman-teman yang saya sayangi. Marilah kita haturkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kita dapat berkumpul disini tanpa ada halangan suatu apapun. Amin.
Pada kesempatan ini, saya akan mengucapkan terima kasih pada bapak Sartono yang telah membagi ilmunya dengan kita semua untuk menghadapi Ulangan Akhir Semester(UAS).
Teman-teman, awal Desember 2014 ini, kita akan melaksanakan UAS. Untuk menghadapi UAS ini, kita perlu mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik maupun nonfisik. Berikut ini adalah sejumlah argumentasi perlunya kita mempersiapkan diri dalam menghadapi UAS.
            Dari beberapa faktor yang penting untuk mempersiapkan UAS, ada dua faktor yang penting yaitu faktor fisik dan faktor pikiran. Pentingnya menjaga fisik kita agar saat kita mengerjakan soal UAS konsentrasi kita tidak terganggu. Misalkan saja kita sedang sakit flu. Saat sakit flu, kita tidak mungkin bisa tenang saat mengerjakan soal UAS karena cairan yang ada di hidung kita akan keluar saat kita flu. Jadi konsentrasi kita akan terganggu.
Lalu yang kedua adalah faktor pikiran. Pentingnya kita mempersiapkan pikiran kita agar saat mengerjakan soal UAS kita tidak merasa kesulitan dan kita bisa percaya diri dengan jawaban yang sudah kita tulis. Jika kita tidak mempersiapkan pikiran kita dengan baik, maka kita akan kesulitan mengerjakan soal dan akan merasa tidak percaya diri. Akan tetapi, jika kita sudah menyiapkan pikiran kita dengan baik, kejadian tersebut tidak akan terjadi.
            Faktor lain yang perlu kita siapkan yaitu perlengkapan-perlengkapan untuk UAS. Peralatan itu seperti bolfoin, pensil, penghapus, penggaris, tipek, dan rautan pensil. Faktor perlengkapan ini harus kita siapkan sebelum melaksanakan UAS agar saat kita mengerjakan soal kita tidak perlu meminjam alat kepada teman sehingga kita tidak mengganggu konsentrasi teman kita. Jika kita belum menyiapkan perlengkapan tersebut, kita tidak bisa mengerjakan soal dengan cepat karena kita harus meminjam alat kepada teman atau pengawas UAS.
Bisa kita simpulkan, bahwa persiapan untuk menghadapi UAS sangat diperlukan. Beberapa faktor yang harus disiapkan yaitu fisik, pikiran, dan perlengkapan. Faktor-faktor tersebut harus kita siapkan dengan baik karena jika tidak konsentrasi kita akan tergganggu dan kita juga dapat mengganggu konsentrasi teman kita. Kita harus bisa menyiapkan diri kitaa dengan baik sehingga saat mengerjakan soal UAS kita dapat mengerjakan dengan mudah dan percaya diri.
Sekian yang dapat saya sampaikan. Kurang dan lebihnya saya mohon maaf, karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT semata. Terima Kasih.
Wassalamualaikum wr. wb.

Rabu, 26 November 2014

Teks Eksposisi

Pentingnya Persiapan Tes Ulangan Akhir Semester

            Awal desember ini, siswa SMAN 2 akan melaksanakan Tes Ulangan Akhir Semester (UAS). Untuk menghadapi UAS ini, kita perlu mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik maupun nonfisik. Berikut ini adalah sejumlah argumentasi perlunya kita mempersiapkan diri dalam menghadapi UAS.
            Dari beberapa faktor yang penting untuk mempersiapkan UAS, ada dua faktor yang penting yaitu faktor fisik dan faktor pikiran. Pentingnya menjaga fisik kita agar saat kita mengerjakan soal UAS konsentrasi kita tidak terganggu. Misalkan saja kita sedang sakit flu. Saat sakit flu, kita tidak mungkin bisa tenang saat mengerjakan soal UAS karena cairan yang ada di hidung kita akan keluar saat kita flu. Jadi konsentrasi kita akan terganggu.
Lalu yang kedua adalah faktor pikiran. Pentingnya kita mempersiapkan pikiran kita agar saat mengerjakan soal UAS kita tidak merasa kesulitan dan kita bisa percaya diri dengan jawaban yang sudah kita tulis. Tapi, jika kita tidak mempersiapkan pikiran kita dengan baik, maka kita akan kesulitan mengerjakan soal dan akan merasa tidak percaya diri. Akan tetapi, jika kita sudah menyiapkan pikiran kita dengan baik, kejadian tersebut tidak akan terjadi.
            Faktor lain yang perlu kita siapkan yaitu perlengkapan-perlengkapan untuk UAS. Peralatan itu seperti bolfoin, pensil, penghapus, penggaris, tipek, dan rautan pensil. Faktor perlengkapan ini harus kita siapkan sebelum melaksanakan UAS agar saat kita mengerjakan soal kita tidak perlu meminjam alat kepada teman sehingga kita tidak mengganggu konsentrasi teman kita. Jika kita belum menyiapkan perlengkapan tersebut, kita tidak bisa mengerjakan soal dengan cepat karena kita harus meminjam alat kepada teman atau pengawas UAS.

            Bisa kita simpulkan, bahwa persiapan untuk menghadapi UAS sangat diperlukan. Beberapa faktor yang harus disiapkan yaitu fisik, pikiran, dan perlengkapan. Faktor-faktor tersebut harus kita siapkan dengan baik karena jika tidak konsentrasi kita akan tergganggu dan kita juga dapat mengganggu konsentrasi teman kita. Kita harus bisa menyiapkan diri kitaa dengan baik sehingga saat mengerjakan soal UAS kita dapat mengerjakan dengan mudah dan percaya diri.

Jumat, 21 November 2014

Persiapan Tes Ulangan Akhir Semester

            Awal desember ini, siswa SMAN 2 akan melaksanakan Tes Ulangan Akhir Semester (UAS). Untuk menghadapi UAS ini, kita perlu mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi fisik maupun nonfisik. Berikut ini adalah sejumlah argumentasi perlunya kita mempersiapkan diri dalam menghadapi UAS.
                Secara fisik kita harus menjaga kesehatan kita. Menjaga kesehatan sangat penting karena jika tidak sehat kita akan terganggu kosentrasinya. Cara menjaga kesehatan ada beberapa macam. Pertama dengan cara mengontrol  makanan yang kita konsumsi. Misalnya makanan yang pedas, minuman yang dingin, dan sebagainya. Jika kita terlalu banyak memakan makanan yang pedas, maka akan menyebabkan diare. Minuman dingin pun sama. Jika dikonsumsi terlalu banyak, maka akan menyebabkan flu atau pilek.
            Mejaga kesehatan yang kedua dapat dilakukan dengan cara selalu mengatur waktu. Seperti mengatur waktu belajar, waktu bermain, dan waktu istirahat. Waktu belajar harus ditentukan dengan benar. Waktu yang baik untuk belajar yaitu setelah sholat isya sampai dengan jam 9 dan sehabis sholat subuh sampai jam setengah 6. Walau akan menghadapi UAS, kita harus tetap fresh. Kita tidak boleh terlalu tegang saat akan menghadapi UAS. Jangan hanya mementingkan belajar saja karena jika otak tidak diberi refreshing, otak juga akan lelah. Akibatnya kita bisa setres. Maka kita harus menyempatkan diri untuk refreshing. Refreshing dapat dilakukan dengan cara menonton televisi, bermain game, mendengarkan musik, dan lain sebagainya. Akan tetapi, waktu refreshing harus dibatasi. Waktu refreshing yang baik yaitu 1 sampai 2 jam. Walaupun kita belajar malam, kita harus tetap istirahat. Jika kita sudah merasa mengantuk, maka kita harus segera tidur karena saat kita mengantuk ilmu yang kita pelajari tidak akan masuk.
            Selain menjaga fisik, kita juga harus menjaga rohani kita. Untuk itu, kita harus senantiasa menjalankan kewajiban kita untuk beribadah dan selalu berdoa. Kegiatan itu akan membantu kita tetap tenang dan percaya diri saat mengerjakan soal UAS.
            Akan tetapi, sebagai siswa SMA pasti kita sudah memiliki rasa suka kepada lawan jenis. Hal ini dapat mempengaruhi proses belajar anak-anak SMA. Apalagi yang sudah sampai pacaran. Itu juga sangat mempengaruhi proses belajar anak. Ada juga anak yang berpacaran untuk meningkatkan semangat belajarnya karena orang yang dipacarinya tahu apa yang dibutuhkan pasangannya itu. Akan tetapi, dikehidupan nyata hal itu jarang terjadi.

            Bisa kita simpulkan, bahwa persiapan untuk menhadapi Tes Ulangan Akhir Semester dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti menjaga kesehatan tubuh, mengatur waktu belajar dan bermain, dan melaksanakan kewajiban kita untuk beribadah dan berdoa. Akan tetapi, dibalik semua cara itu pasti ada halangannya juga. Hal itu adalah ketertarikan kita terhadap lawan jenis yang wajar dimiliki oleh setiap siswa SMA.